Artikel

Budidaya Semangka : Bongkar Resep Budidaya ala Suhu Semangka Asal Brebes

Budidaya Semangka : Bongkar Resep Budidaya ala Suhu Semangka Asal Brebes


Karlina Indah / 25 Jan 2025

Tanaman semangka (Citrullus vulgaris) merupakan tanaman yang berasal dari Afrika.Tanaman ini mulai dibudidayakan sekitar 4000 tahun SM sehingga tidak mengherankan bila konsumsi buah semangka telah meluas ke semua belahan dunia. Semangka termasuk dalam keluarga buah labulabuan (Cucurbitaceae) dan memiliki sekitar 750 jenis. Tanaman ini merupakan tanaman semusim yang hidupnya merambat dan memiliki anekaragam jenis seperti semangka merah, semangka kuning, semangka biji dan semangka non biji. Salah satu petani yang sudah sangat berpengalaman berbudidaya semangka yaitu Pak Sorikhin dari Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Beliau sudah budidaya semangka sekitar 20 tahun ini, jatuh bangun sudah dialami. Dari harga rendah sampai harga tinggi sudah dirasakan semua. Ada yang unik dari system budidaya yang Pak Sarokhin lakukan, yaitu pertanian berpindah. Penjelasan lengkap bisa di baca di bawah ini :

Pertanian berpindah

Pertanian berpindah merupakan metode pertanian di mana petani memindahkan lahan pertanian mereka setelah periode tertentu. Petani membuka lahan baru di daerah lain dan meninggalkan lahan yang telah digunakan untuk memulihkan kesuburan alaminya. Jadi Pak Sorikhin menyewa lahan untuk sekali budidaya semangka, setelah itu berpindah menyewa di tempat lain. Menurut penjelasan beliau, apabila tidak pindah lahan alias bekas budidaya semangka digunakan untuk budidaya semangka lagi resiko terserang penyakit tular tanah lebih tinggi, jadi lebih baik mengeluarkan biaya untuk olah lahan baru daripada mengeluarkan biaya untuk membeli pestisida yang  kemungkinan membengkak. Selain selalu berpindah lahan, Pak Sorikhin juga selalu menanam 2 varietas semangka yang berbeda jenis dengan jarak tanam 60 cm, dan luas bedeng 5 m. Kali ini beliau menanam jenis lonjong dan jenis bulat berbiji. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan keuntungan panen, apabila harga semangka jenis lonjong turun masih mendapat keuntungan dari jenis lainnya. Varietas yang beliau tanam kali ini yaitu varietas BIG MADURI F1 (Gambar 1) dan TAMMY (Gambar 2). Perbedaan kedua varietas tersebut dapat dilihat pada gambar berikut :

Penanaman semangka ala Pak Sorikhin ini dilakukan tanpa pupuk dasar, hal tersebut karena menurut beliau apabila menggunakan pupuk dasar yang pasti akan jarang terkena air justru akan mubadzir, nanti malah akan menumpuk di dalam tanah. Padahal lahan yang digunakan ini hanya untuk sekali tanam, musim selanjutnya akan pindah ke lahan lain. Selain itu, semangka juga membutuhkan pupuk yang fast release atau cepat di serap tanaman, jadi lebih cocok pemberian pupuk dengan cara kocor. Penjelasan lengkap pemupukan semangka yang dilakukan Pak Sorikhin yaitu sebagai berikut :

Pemupukan dengan cara kocor

Fase vegetatif merupakan fase dimana fokus utamanya yaitu pembentukan akar, batang, dan daun. Pada fase ini di umur 0 – 15 hst pupuk dengan cara kocor diberikan di lubang tanam, setelah 15 hst pengocoran diberikan di lubang pemupukan. Pupuk yang digunakan yaitu 2,5 kg NPK Grower + 2,5 kg NPK Mutiara untuk setengah hektar lahan, pengocoran dilakukan setiap 3 hari sekali. Setelah 15 hst, pupuk yang digunakan di tambah menjadi Phonska + Urea + NPK Grower. Pupuk tersebut digunakan sampai tanaman memasuki umur 45 hst.

Pemupukan dengan cara spray

Selain pemupukan via akar, beliau juga mengimbangi pemupukan via daun dengan cara spray yang dilakukan setiap 3 hari sekali. Pemberian nutrisi pertama dengan cara semprot pada saat tanaman berusia 10 hst menggunakan kalsium merk dagang CALHA sebanyak 2 sdm/ tangki di tambah asam amino merk dagang PREMINO dengan dosis 25 ml/tangki. Kombinasi kedua bahan tersebut menciptakan daun yang lebar dan tebal. Seperti yang kita ketahui semua bahwa daun merupakan tempat terjadinya fotosintesis, yang berarti semakin lebar daun hasil fotosintesis juga semakin banyak dan pasti berpengaruh nyata terhadap kualitas buah. Setelah memasuki usia 22 hst nutrisi diganti menggunakan kalium merk dagang KALINET untuk memacu pembungaan dan pembuahan. Selain nutrisi, beliau juga turut memasukan insektisida bahan aktif abamektin dan spinetoram dengan dosis 10 ml/ tangki, serta fungisida bahan aktif Antracol dengan dosis 1 sdm/tangki. Selain pemupukan, masih ada nih rahasia perawatan yang dilakukan Pak Sorikhin, penjelasan lengkapnya ada di bawah ini:

Rahasia Buah Maksimal

Dalam rangka menghasilkan kualitas buah yang maksimal, pemupukan saja masih kurang loh. Harus diimbangi dengan perawatan lain, mulai dari potong pucuk sampai penyerbukan.

1. Potong pucuk

Potong pucuk merupakan salah satu cara perawatan tanaman semangka yang nantinya akan menghasilkan banyak cabang baru. Cabang baru tersebut bisa di kurangi atau dipelihara semua seperti yang dilakukan Pak Sorikhin.

2. Sortasi bakal buah

Mengingat semua cabang dipelihara, otomatis bakal buah yang tumbuh pun banyak. Namun Pak Sorikhin memilih hanya memelihara 1 buah setiap tanaman, hal ini untuk menunjang ukuran dan bobot buah. Posisi buah yang dipelihara ini berada di atas daun ke 12, apabila buah yang dipelihara terlalu atas ada kemungkinan umur panennya lebih lama.

3. Polinasi

Polinasi semangka merupakan proses penyerbukan yang terjadi ketika serbuk sari dari bunga jantan dipindahkan ke bunga betina, yang kemudian memungkinkan pembentukan buah. Polinasi ini umumnya dilakukan oleh serangga seperti lebah, tetapi juga bisa dilakukan secara manual oleh petani untuk memastikan hasil lebih optimal seperti yang dilakukan oleh Pak Sorikhin. Polinasi ini beliau lakukan pada saat tanaman memasuki umur 25-30 hst. Hasil dari pemupukan dan perawatan yang bisa dibilang ini terbukti nyata menghasilkan tanaman yang walaupun sudah memasuki masa panen tapi daunnya masih bagus, batangnya pun aman tidak ada yang pecah. Bagi Sobat Mitra Bertani yang akan memulai budidaya semangka, semangat mencoba metode ala Pak Sorikhin ini, semoga berhasil dan jangan lupa pantau penjelasan selengkapnya di video ini.


Rekomendasi Produk :
KALINET
CAL-HA
PREMINO